Senin, 21 April 2014

MENGINGAT MASA LALU SEBAGAI MOTIVASI UNTUK MAJU

INI ADALAH CERITA MASA LALU

Masa lalu seseorang terkadang ada persamaan dan ada yang mengada-ada yang di buat seolah dulunya paling menderita diantara manusia yang lainya, terkadang heran apa keuntungan membohongi publik atau pembaca, apakah mencari simptisan dari seseorang supaya kita dikasihani atau supaya kita menjadi terkenal atau apa semua tergantung dari manusianya..
Ini cerita masa lalu  Sebagai motivasi untuk kemajuan dan perkembangan masa depan, dulu dimasa kecil sudah diajarkan untuk selalu hidup tegar dan tidak mudah berputus asa pada keadaan, pada kehidupan yang serba kesulitan maka dari itu untuk terus berusaha untuk lebih dan lebih meningkatkan kemampuan apapun yang bisa dilakukan , disaat usia menginjak 9 tahun berkisaran pada sekolah kelas tiga sebelum masuk sekolah setiap harinya berusaha mencari uang dengan berjualan keliling, jualan jenis -jenis makanan sarapan pagi seperti lontong, bakwan, ondol-ondol atau comro tetapi itu bukan milik sendiri, tetapi milik orang lain atau tetangga sebelah yang masih ada hati untuk membantu kehidupan, dengan memberikan pekerjaan seperti ini sebelum sekolah maupun sepulang sekolah berjalan keliling kampung untuk mendagangkan makanan tersebut, semua itu dilakukan atas dasar kondisi kehidapan yang serba kekurangan untuk membangtu meringankan beban orang tua demi untuk sesuap nasi, dilahirkan dari seorang yang tidak mampu, yang semua harus bisa saling menghibur satu sama lain untuk menepis rasa lapar, semua dilakukan  dengan begitu banyak sindiran dari teman maupun dari tetangga yang tidak suka dengan pekerjaan ini, sabar sudah terbiasa ikhlas sudah sering berjalan semua terus berjalan teriring waktu yang begitu cepat , hilang watak kekanak-kanakan pada masa itu, karena semua harus bekerja berusaha mencari uang untuk sekedar uang jajan menunda lapar.
Saat berumur 15 tahun baru menyadari masa bermain-main telah hilang begitu saja, diusia 15 tahun tahun interaksi sosialnya mulai berbeda mulai lebih jauh jarak jangkaunya , dengan masa remaja penuh gaya pikir yang egoisme dan mudah terpengaruh oleh perkembangan sosialnya dan tanpa memikirkan sebab akibat dari suatu tindakan yang dilakukan. sempat terjerembab dalam noda-noda hitam kehidupan, disitu mulai mengenal minuman keras dan lain-lain tetapi itu tidak berjalan lama, karena faktor latar belakang yang dahulunya pernah tertanam iman di waktu kecil, sunguh saat itu untuk merubah diri menjadi lebih baik teramat sangat sulit, butuh pengorbanan secara mental. pernah mengikuti seminar bapak arief rahman saat itu yang berjudul THE POWER OF CHANGE disitulah  mulai menjauhi noda-noda hitam kehidupan dan akhirnya jauh sama sekali dan saat ini tidak pernah setetespun masuk didalam rongga ini.
dan kembali alktif bekerja keras tanpa menyentuh minuman keras dan sebagainya.
Perasaan dan prilaku yang dengan tidak sadar merubah menjadi remaja yang tegar dengan segala macam problema kehidupan, lapar, panas, dingin sudah biasa di lalui..diusia 15 tahun begitu banyak pengalaman hidup dari interaksi sosial baik di keluarga maupun di lingkungan semua itu dijalani dengan apa adanya hidup.
hanya kesabaran dan keikhlasan yang menjadi penawar racun kehidupan untuk perjalanan hidup yang tetap pada aturan-aturan yang ada. tiada cita dan angan yang tinggi kala itu hanya ada rasa terus berjuang, berusa bangkit dari keterpurukan, tidak memandang sebuah pekerjaan, yang ada dalam benaknya adalah yang penting halal. hina didepan teman-teman tapi mulia di hadapan SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA.
apapun pekerjaan itu dilakukan selagi semua itu didapat dengan halal.
banyak teman yang merasa malu berteman dengan ku tetapi itu anggap wajar karena mereka keturanan dari orang-orang yang mampu atau cukup untuk memenuhi segala kebutuhan hidup keluarga mereka.
sebagai manusia biasa wajar apabila terkadang merasa sedih dengan kenyataan hidup yang dialami, tapi mau bilang apa, semua itu hanya menjadikan sakit hati, jalan terus dengan semangat merubah kehidupan menjadi lebih baik, lebih berkembang dalam segala hal, seperti berkembang tentang ilmu pengetahuan maupun ilmu-ilmu yang lain serta segi perekonomian dalam keluarga.
Waktu berjalan dengan cepat tak terasa hingga saat ini aku masih terus berusaha mencari ilmu dengan masuk kuliah walaupun di bilang sudah telat dalam ukuran usia, tapi untuk mencari ilmu tidak memandang usia. sampai saat ini terus bekerja keras walaupun bekerja sebagai Office Boy di salah satu direktorat di KEMENDAGRI terus mengejar ilmu demi perkembangan untuk masa depan yang cerah.
SEMOGA SEMUA BISA TERLAKSANA DENGAN BAIK dengan kesabaran keikhlasan dan semangat mengejar impian.tidak perduli denga setatus sosial, perbedaan sosial dan setatus usia saat ini, tidak dipedulikan, yang terpenting mau dan niat untuk maju untuk berkembang demi cita-cita dan impian.


Rabu, 16 April 2014

PERTEMANAN AKAN MENJADI PERSAHABATAN

Pertemanan menjadi Persahabatan
Pertemanan adalah sumber kehidupan, dimana pertemanan itu akan membawa dampak perkembangan yang positif apabila kita bisa memilih dan memilah pertemanan itu dengan baik.
pertemanan adalah salah satu bentuk sosialitas dimana menjadikan pengaruh atau berdampak karakter atau sifat seseorang, dampak yang positif akan membuat kita berkembang dan maju, dampak yang negatif akan membawa kerterpurukan
Begitu sangat berpengaruh kepada karakter dan sikap dalam menjalani pertemanan, di lingkungan sekitar kita dalam bersosialisasi tentu kita akan bertemu berbagai macam karakter dan dalam bersosialisasi kita tidak menyadari kalau kita secara pelan telah teradopsi atau mengadopsi karakter kita dalam pertemanan di lingkungan sekitar kita. dari tutur kata, tindakan maupun yang lainnya, contohnya saat kita tinggal dalam lingkungan masyarakat yang didalamnya terdapat karakter atau tutur kata yang keras dengan tidak sendirinya  kita akan terbawa atau akan melakukan seperti apa yang dilakukan masyarakat banyak di lingkungan kita. dalam rasa pertemanan yang sejati  didalamnya terdapat ikatan bathin atau sama rasa, apabila teman yang satu dengan teman yang lain sedang ada konflik, kita sebagai teman pasti akan merasakan sedih dan kecewa dengan keadaan tersebut, dan tentunya kita akan berusaha untuk menyatukan kembali pertemanan yang sedang dilanda konflik dengan menyelesaikan permasalahan yang terjadi
tanpa pertemanan kita akan merasa kesepian, kita akan merasa hidup kita tiada arti tanpa adanya teman dalam kehidupan, apakah hanya orang tua kita yang kita jadikan teman ataupun curahan hati, tentu tidak bisa menjalani kehidupan hanya dengan orang tua saja. maka penting sekali dalam hidup kita adanya pertemanan, dengan pertemanan yang kita jalin banyak sekali keuntungan-keuntungan yang kita dapat. contoh yang sangat sederhana "di sekolah kita lupa membawa alat tulis seperti pulpen, apakah kita akan membeli pulpen atau kita minta ke guru, jawabanya mungkin, yang pasti kita akan meminjam ke salah satu teman kita yang membawa pulpen lebih dari satu, itu contoh yang sederhana, banyak sekali dalam kehidupan kita membutuhkan jasa teman, yang suka rela membantu kita. terkadang kita dalam pertemanan sudah sehati dan kita pastinya akan jadikan teman kita sebagai sahabat yang dimana suka dan duka senantiasa bersama, saling mengisi satu sama lain, dan tidak akan memandang perbedaan sosial. 
Pertemanan masih dalam tingkatan dibawah persahabatan, karena pertemana itu belum memasuki area hati hanya sekedar saling tegur sapa saja, persahabatan dimulai dari pertemanan yang dilihat dari bagaimana didalam pertemanan itu terdapat kecocokan satu sama lain maka akan berkomitmen menjadi sahabat, karena didalam persahabatan sudah menganut persamaan hati, dan biasanya apabila sedang butuh pertolong sebagai sahabat tanpa dimintai pertolongan dia akan menolong intinya akan saling mengerti satu sama lain. pertemanan yang erat dan terjalin menjadi persahabatan, dalam persahabatan secara tidak langsung kita akan mengganggap dia sebagai salah satu saudara dalam keluarga kita, yang sering di bilang kata anak gaul " the best my friend, my brother"
penting sekali dalam hidup kita yang namanya bersosial, berkomunikasi dalam hubungan antar masyrakat yang didalamnya terdapat pertemanan.
Bagaimana kita menjaga pertemanan ini menjadi persabatan:
  1. Membuka hati dalam menerima dan memberikan informasi atau saran dalam permasalahan atau perkembangan .
  2. Terbuka (jujur) , dalam arti tidak menutupi informasi - informasi permasalahan dan perkembangan didalam hubungan pertemanan.
  3. Selalu bersikap dengan rasa atau hati jika ada permasalahan atau konflik didalam persahabatan.
  4. Hilangkan sikap egoisme dalam menyelesaikan masalah
  5. Tetap sabar dan ikhlas dalam menyelesaikan masalah
  6. Saling mempercayai satu sama lain.

Selasa, 15 April 2014

bukan mauku


mengapa . . .?

MENGAPA........?

Waktu berjalan seakan singkat, baru kemaren berasa aku duduk di bangku sekolah, sekarang aku sudah menjadi seorang ayah yang harus menafkahi keluarga walaupun dengan pengalaman dan latar belakang tidak ada keahlian, tapi AKU  berusaha semampu kaki dan tangan bekerja, panasnya terik matahari tak terasa sengatannya dibandingkan tangisan anak yang sedang menangis kelaparan.

Beginikah nasib seoarang ayah yang tak mampu membahagiakan anak, tak mampu membahagiakan keluarga, mengapa kehidupan tak kunjung berubah dari aku kecil hingga aku mempunya anak kecil tak ada perubahan yang membahagiakan.

Orang bilang harus terus berusaha, terus berdoa.. tapi apa faktanya ujian-demii ujian selalu datang, kesabaran, keihlasan seakan menjadi kebal dalam sendi2 ini, sungguh rasa ini lelah lelah sekali, tak guna meratap, tak guna bersedih, dan tak guna mengeluh.. hanya terima dengan ikhlas sampai sang Pencipta merubahkan suatu nasib hambanya..

Rasa iri terkadang datang, hati seakan berontak, " kenapa-kenapa aku dilahirkan dalam keadaan miskin, kenapa aku tak seperti dia, orang kaya yang semua serba ada, nasib nasib"
sekolah berantakan karena biaya, sekolah berantakan karena malu, sekarang tinggal imbas imbas dari masa lalu, karena tidak punya ijasah, kerjapun susah, dimana-mana ijasah... ijasah ........ ijasah yang ditanyakan untuk pekerjaan, apakah aku tidak bisa mengerjakan seperti mereka yang hanya memegang pulpen, laptop, atau apapun yang kerja tidak kepanasan dan kehujanan, sungguh miris miris sekali dengan kenyataan ini... aku bisa seperti kalian aku bisa tapi kalian tak memberikan aku kesempatan .

Kalian hanya mementingkan ijasah ijasah yang semua bisa dibeli dengan uang.... andai aku bisa diberi kesempatan seperti kalian, mungkin aku tak seperti ini, terkoyak bathin karena miskin, terkoyak hati karena iri... 
Saat ini, saat yang aku tunggu di mana kalian memberikan aku kesempatan seperti kalian yang kalian kerjakan, seperti yang kalian rasakan, kerja dengan suasana sejuk, baju bersih necis, keliatan gagah... berwibawa...

tapi apa faktanya tidak ada satupun yang perduli dengan orang miskin, tidak ada yang peduli dengan rakyat miskin, rakyat miskin hanya ada dalam program pemerintah saling berlomba-lomba membuat proyek mensejahterakan rakyat miskin memakmuran rakyat miskin, semua bagus hanya dalam pena bukan dalam fakta. yang miskin akan tetap miskin walaupun banyak lembaga membuat program kemiskinan, hanya untuk pekerjaan semata diatas meja.,

aku hanya bisa pasrah berdoa berusaha dengan kekuatan yang ada... semoga keluarga yang aku cintai memahami dan mengerti akan kesulitan ku untuk membahagiakan dan mencukupi kebutuhannya.

semoga para pejabat terbuka matanya untuk menerima pegawai bukan memandang dari ijsah tinggi, dan dalam membuat program mengangkat kaum miskin menjadi sejahtera benar-benar terjadi merata seluruh rakyat indonesia, bukan hanya pilih kasih yang dekat dan masih ada hubungan saudara saja... amin ya roball 'alamin.

PENYABAR, DAN APA ADANYA