Masa lalu seseorang terkadang ada persamaan dan ada yang mengada-ada yang di buat seolah dulunya paling menderita diantara manusia yang lainya, terkadang heran apa keuntungan membohongi publik atau pembaca, apakah mencari simptisan dari seseorang supaya kita dikasihani atau supaya kita menjadi terkenal atau apa semua tergantung dari manusianya..
Ini cerita masa lalu Sebagai motivasi untuk kemajuan dan perkembangan masa depan, dulu dimasa kecil sudah diajarkan untuk selalu hidup tegar dan tidak mudah berputus asa pada keadaan, pada kehidupan yang serba kesulitan maka dari itu untuk terus berusaha untuk lebih dan lebih meningkatkan kemampuan apapun yang bisa dilakukan , disaat usia menginjak 9 tahun berkisaran pada sekolah kelas tiga sebelum masuk sekolah setiap harinya berusaha mencari uang dengan berjualan keliling, jualan jenis -jenis makanan sarapan pagi seperti lontong, bakwan, ondol-ondol atau comro tetapi itu bukan milik sendiri, tetapi milik orang lain atau tetangga sebelah yang masih ada hati untuk membantu kehidupan, dengan memberikan pekerjaan seperti ini sebelum sekolah maupun sepulang sekolah berjalan keliling kampung untuk mendagangkan makanan tersebut, semua itu dilakukan atas dasar kondisi kehidapan yang serba kekurangan untuk membangtu meringankan beban orang tua demi untuk sesuap nasi, dilahirkan dari seorang yang tidak mampu, yang semua harus bisa saling menghibur satu sama lain untuk menepis rasa lapar, semua dilakukan dengan begitu banyak sindiran dari teman maupun dari tetangga yang tidak suka dengan pekerjaan ini, sabar sudah terbiasa ikhlas sudah sering berjalan semua terus berjalan teriring waktu yang begitu cepat , hilang watak kekanak-kanakan pada masa itu, karena semua harus bekerja berusaha mencari uang untuk sekedar uang jajan menunda lapar.
Saat berumur 15 tahun baru menyadari masa bermain-main telah hilang begitu saja, diusia 15 tahun tahun interaksi sosialnya mulai berbeda mulai lebih jauh jarak jangkaunya , dengan masa remaja penuh gaya pikir yang egoisme dan mudah terpengaruh oleh perkembangan sosialnya dan tanpa memikirkan sebab akibat dari suatu tindakan yang dilakukan. sempat terjerembab dalam noda-noda hitam kehidupan, disitu mulai mengenal minuman keras dan lain-lain tetapi itu tidak berjalan lama, karena faktor latar belakang yang dahulunya pernah tertanam iman di waktu kecil, sunguh saat itu untuk merubah diri menjadi lebih baik teramat sangat sulit, butuh pengorbanan secara mental. pernah mengikuti seminar bapak arief rahman saat itu yang berjudul THE POWER OF CHANGE disitulah mulai menjauhi noda-noda hitam kehidupan dan akhirnya jauh sama sekali dan saat ini tidak pernah setetespun masuk didalam rongga ini.
dan kembali alktif bekerja keras tanpa menyentuh minuman keras dan sebagainya.
dan kembali alktif bekerja keras tanpa menyentuh minuman keras dan sebagainya.
Perasaan dan prilaku yang dengan tidak sadar merubah menjadi remaja yang tegar dengan segala macam problema kehidupan, lapar, panas, dingin sudah biasa di lalui..diusia 15 tahun begitu banyak pengalaman hidup dari interaksi sosial baik di keluarga maupun di lingkungan semua itu dijalani dengan apa adanya hidup.
hanya kesabaran dan keikhlasan yang menjadi penawar racun kehidupan untuk perjalanan hidup yang tetap pada aturan-aturan yang ada. tiada cita dan angan yang tinggi kala itu hanya ada rasa terus berjuang, berusa bangkit dari keterpurukan, tidak memandang sebuah pekerjaan, yang ada dalam benaknya adalah yang penting halal. hina didepan teman-teman tapi mulia di hadapan SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA.
apapun pekerjaan itu dilakukan selagi semua itu didapat dengan halal.
banyak teman yang merasa malu berteman dengan ku tetapi itu anggap wajar karena mereka keturanan dari orang-orang yang mampu atau cukup untuk memenuhi segala kebutuhan hidup keluarga mereka.
sebagai manusia biasa wajar apabila terkadang merasa sedih dengan kenyataan hidup yang dialami, tapi mau bilang apa, semua itu hanya menjadikan sakit hati, jalan terus dengan semangat merubah kehidupan menjadi lebih baik, lebih berkembang dalam segala hal, seperti berkembang tentang ilmu pengetahuan maupun ilmu-ilmu yang lain serta segi perekonomian dalam keluarga.
Waktu berjalan dengan cepat tak terasa hingga saat ini aku masih terus berusaha mencari ilmu dengan masuk kuliah walaupun di bilang sudah telat dalam ukuran usia, tapi untuk mencari ilmu tidak memandang usia. sampai saat ini terus bekerja keras walaupun bekerja sebagai Office Boy di salah satu direktorat di KEMENDAGRI terus mengejar ilmu demi perkembangan untuk masa depan yang cerah.
SEMOGA SEMUA BISA TERLAKSANA DENGAN BAIK dengan kesabaran keikhlasan dan semangat mengejar impian.tidak perduli denga setatus sosial, perbedaan sosial dan setatus usia saat ini, tidak dipedulikan, yang terpenting mau dan niat untuk maju untuk berkembang demi cita-cita dan impian.

