Selasa, 10 Juni 2014

PERENCANAAN PEMBANGUNAN PONDOK PESANTREN AL – MUTAQIN



SISTEM KEPEMIMPINAN DAN HUBUNGAN ANTAR MASYARAKAT
PERENCANAAN PEMBANGUNAN PONDOK PESANTREN AL – MUTAQIN
Oleh :
JUMADI





KATA PENGANTAR


Puji syukur saya panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kita sehingga saya berhasil menyelesaikan TUGAS  MATA KULIAH SISTEM KEPEMIMPINAN DAN HUBUNGAN ANTAR MASYRAKAT ini yang alkhamdulillah tepat pada waktunya.
Tugas ini berisikan tentang perencanaa program pembangunan pondok pesantren, visi dan misi didirikannya Pondok Pesantren AL – Muttaqin yang terletak di Desa Maos Lor, Maos, Cilacap, Jawa Tengah.
Pentingnya membangun lembaga pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan non formal yang membawa semangat perubahan menuju perbaikan. Dikatakan penting, karena pesantren secara umum mempunyai nilai lebih, di mana ia merupakan lembaga pendidikan yang mampu menjangkau ilmu-ilmu pengetahuan umum dan agama, serta mampu membuat model masyarakat islami yang mengedepankan keseimbangan ilmu dan amal. Pondok pesantren ibarat kota kecil yang seluruh kondisi kesehariannya memberikan pendidikan dan kemandirian yang sangat bermanfaat bagi pembangunan sumber daya manusia yang berilmu sekaligus berakhlakul karimah.
Saya menyadari bahwa tugas yang saya kerjakan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta membantu dalam penyusunan TUGAS  MATA KULIAH SISTEM KEPEMIMPINAN DAN HUBUNGAN ANTAR MASYRAKAT ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.

27 /5/ 2014
Penyusun


A.   Latar Belakang

Rencana pembangunan pondok pesantren ini bermula dari tersentuhnya hati dengan kejadian-kejadian belakangan ini yang sangat memalukan bagi kita selaku kaum muslim, terjadinya pelecehan seksual dikalangan anak-anak remaja serta pemakaian narkoba dan minuman keras dikalangan remaja pula dan banyak kejadian-kejadian lain dikalangan remaja.
Semua kejadian- kejadian itu terjadi karena lemahnya penanaman Aqidah - Aqidah tentang Keimanan Kepada Tuhan Yang Maha Pencipta, maka untuk menanggulangi kejadian tersebut untuk tidak terulang kembali,  Saya berencana membangun lembaga pendidikan non formal dalam bidang agama dan pemberdayaan sumber daya manusia muslim agar kelak memberikan kontribusi manfaat yang besar dan kemaslahatan bagi masyarakat luas. Karena itu kemudian saya berinisiatif untuk mendirikan pondok pesantren, mengingat di sekitar daerah saya tersebut belum berdiri satu pun pesantren, dan dengan pertimbangan lain bahwa pesantren di era modern saat ini sangat dibutuhkan bagi mereka yang tengah kehausan mencari air spiritual, sehingga diharapkan dengan berdirinya pesantren ini dapat membantu mereka mendapatkan jalan kebenaran, hidayah, kepuasan spiritual dan keberkahan hidup di dunia hingga di akherat. Terlebih, lokasi tanah wakaf tersebut berada di kawasan masyarakat awam yang masih sangat haus akan ilmu-ilmu agama, haus akan kedamaian hati, dan haus akan pencerahan. Karena itu, kelak apabila program kerja ini dapat terealisasi, semoga dapat membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka tersebut.
Pentingnya membangun lembaga pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan non formal yang membawa semangat perubahan menuju perbaikan. Dikatakan penting, karena pesantren secara umum mempunyai nilai lebih, di mana ia merupakan lembaga pendidikan yang mampu menjangkau ilmu-ilmu pengetahuan umum dan keagamaan, serta mampu membuat model masyarakat islami yang mengedepankan keseimbangan ilmu dan amal. ibarat kota kecil yang seluruh kondisi kesehariannya memberikan pendidikan dan kemandirian yang sangat bermanfaat bagi pembangunan sumber daya manusia berilmu sekaligus berakhlakul karimah. Generasi Islam yang sesuai dengan ajaran- ajaran Rasululloh SAW harus senantiasa tercipta, jangan hancurkan masa depan anak-anak kita hanya dengan pergaulan-pergaulan bebas yang jauh dari agama, maka kejadian seperti diatas akan terus terjadi, kita selaku sesama muslim seharusnya menolong mereka yang terjerembab dalam lubang yang kotor untuk bangun dan meneruskan cita-cita bangsa, negara dan agama, dengan memberikan pembinaan melalui pendidikan didalam Pondok Pesantren.
Sangat penting sekali generasi penerus islam, bangsa dan negara yang berkarakter akhlaqul karimah, yang amanah serta berjiwa besar dalam kehidupan sosial bermasyarakat supaya negera dan bangsa ini jauh dari korupsi, jauh dari pelecehan sex, jauh dari perampok jauh darri segala macam yang meresahkan masyrakat bangsa kita Indonesia.
Pendirian pondok pesantren ini sangat membantu guna terciptanya generasi penerus yang berakhlaul karimah sesuai dengan ajaran-ajaran islam. Tentu semua itu tidak lah sangat mudah untuk dijalankan tanpa ada dukungan dari masyarakat dan pemerintah untuk saling bahu membahu membangun pondok pesantren demi menciptakan generasi penerus yang islami, bangsa dan negara yang ber akhlqul karimah, berkarakter dan berjiwa sosial tinggi.
Pondok Pesantren ini Insya Alloh akan didirikan di desa Maos lor, Maos, Cilacap, Jawa Tengah, dengan luas tanah  1,5 hektar yang diwakafkan untuk pendirian Pondok Pesantren Al Muttaqin ini, dan mudah-mudahan dengan izin Alloh SWT akan dapat terselesaikan dengan cepat, dan tidak ada halangan apapun, sesuai dengan pewujudan visi dan misi yang Saya harapkan.
B.   Visi, Misi dan Tujuan
1.    Visi
Membentuk generasi Islami yang tangguh, cerdas, dan berakhlakul karimah, yang mampu meberikan pencerahan dan keberkahan hidup bagi umat manusia di dunia dan akherat” 
2.    Misi
Sebagai sebuah institusi Pendidikan non formal yang akan melahirkan pribadi-pribadi Muslim yang kaffah, berkarakter, serta berjiwa kemandirian, maka misi pondok pesantren yang akan saya bangun inni dituangkan dituangakn dalam bebeberapa misi sebagai berikut :
1.    Mencetak atau Melahirkan generasi penerus bangsa yang islami, nyantri, kretaif, berilmu dan bermoral.
2.    Menanamkan  pondasi islam yang kokoh sesuai dengan ajaran islam yang telah dogariskan oleh Rasulllloh SAW.
3.    Menciptakan benteng bagi masyarakat luas agar senantiasa terhindar dari ajaran-ajaran yang tidak benar, yang hanya akan merusak kerukunan, kedamaian, persatuan dan kesatuan sesama ummat beragama, berbangas dan bernegara.
4.    Membangun Santri Islami nan sholeh yang mampu bersaing secara intelektual guna meraih keberhasilan dalam persaiangan hidup dizaman modern.
3.    Tujuan
a.    Sebagai salah satu program pengabdian kepada masyarakat dalam mengembangkan pendidikan Islam.
b.    Meningkatkan Keimanan dan Wawasan Kepada Masyarakat sekitar.
c.    Merubah karakter manusia menjadi lebih mengedepankan pola-pola islami dalam hidu bermasyarakat.
d.    Mengurangi pengangguran di desa maos lor, kecamatan maos, kabupaten cilacap.
e.    Terciptanya Komunikasi yang efektif didalam berkehidupan bermasyrakat dengan berpedoman Kepada Al-qur’an
C.   Rencana Strategis Pesantren
1.    Membantu meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di desa Maos Lor  secara khusus dan masyarakat luas secara umum berdasarkan atas ajaran Islam.
2.    Membangun Pusat Kajian bagi ilmu – ilmu keislaman yang mengedepankan semangat intelektualiisme dan nasionalisme kerakyatan.
3.    Membangun usaha – usaha yang bernilai ekonomi tinggi sebagai bentuk sumbangsih para santri demi mewujudkan masyarakat yang agamis, makmur, baik secara materiil dan spiritual.
4.    Membangun komunitas santri yang berilmu, santun, dan dapat menjadi rahmatan lil ‘aalamin.
5.    Memberikan informasi-informasi keagamaan kepada masyarakat maos dan sekitarnya.
D.   Perekrutan karyawan
1.    S2 PAI dan berpengalaman dalam kepengurusan pondok pesantren untuk bagian Pengasuh Pondok Pesantren
2.    Mengutamakan lulusan pondok pesantren  yang sudah lulus S1  untuk bagian Pengajar dan Ketua Santri
3.    S1 ilmu Komunikasi, khusus untuk bekerja di bagian pengembangan bahasa
4.    Lulusan S1 managemen Akutansi untuk bagian sekretaris dan bendahara
5.    S1 yang berhubungan dengan Sistem Penggalian Dana untuk bagian Dana Usaha
6.    S1 yang berani tantangan dalam bekerja demi kemajuan Pondok Pesantren untuk bisa bekerja di bagian pengembangan ekonomi
7.    SMK untuk bagian Kebersihan
8.    SMK  Yang pernah mengikuti bela diri untuk bagian Keamanan
E.   Hak-hak karyawan
1.    Pengasuh Pondok Pesantren diberikan upah perbulan sebesar Rp. 7.000.000,00
2.    Ketua santri diberikan upah perbulan sebesar  Rp. 5.500.000,00
3.    Sekretaris dan bendahara diberikan upah perbulan sebesar Rp. 5.000.000,00
4.    Bagian Dana Usaha dan Pengembangan ekonomi diberikan Upah perbulan sebesar Rp. 5.000.000,00
5.    Bagian Kesekratiatan dan perpustakan diberikan Upah perbulan sebesar RP. 3.500.000,00
6.    Bagian Keamanan akan diberikan upah sebesar Rp. 3.000.000,00
7.    Bagian sarana dan prasarana diberikan Upah sebesar Rp.3.000.000,00
8.    Bagian Kebersihan akan diberikan upah sebesar Rp. 2.800.000,00
9.    Bagian Pengajar yang tetap akan diberikan upah sebesar Rp. 4.000.000,00
10. Bagian pengajar  yang free line akan dibayar sebesar Rp.250.000,00/mata pelajaran
Untuk semua karyawan akan diberikan tunjangan kesehatan dengan dibuatkan asuransi kesehatan untuk yang sudah berumah tangga dan mempunyai anak maka akan masuk seluruhnya dalam asuransi tersebut dan untuk yang sendiri asuransinya hanya berlaku untuk sendiri. Untuk yang free line tidak mendapatkan asuransi kesehatan tersebut.
Dengan demikian akan sangat membantu para karyawan dikala sakit, dan akan menambah semangat kerja karyawan dalam mengurus pondok pesantren.
Untuk penerimaan santriwan dan santriwati akan dibentuk kepanitian tersendiri yang di ketuai oleh ketua santri untuk mengkoordinir siapa-siapa yang akan menjadi panitia penerimaan santriwan-santriwati tersebut dengan  terus melaporkan perkembangan-perkembangan pondok pesantren kepada Pengasuh Pondok Pesantren dan Pembina Pondok Pesantren.
F.    Program Kegiatan Pondok pesantren
1.    Program pembinaan
2.    Program Pengajian Umum ( Majelis Ta’lim ) untuk masyarakat maos dan sekitarnya.
3.    Program Kajian Kitab – Kitab
4.    Program Kerja Koperasi
5.    Program Penyantunan Yatim Piatu
6.    Program Pendidikan Tahfidzul Qur’an
7.    Program Pendidikan untuk Lansia yang berada di lingkungan sekitar Pondok Pondok pesantren
8.    Program Madrasah Diniyah
Dalam hal ini saya memberikan keringanan bagi santri yang tidak mampu untuk tetap mengikuti pengajaran di dalam Pondok pesantren dengan catatan anak tersebut mau belajar dan benar-benar aktif dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan dan kegiatan-kegiatan lain didalam Pondok pesantren.
Karena dalam prinsip dan niat pendirian Pondok Pesantren ini hanya untuk kemanusiaan yang bercita-cita merubah masyarakat yang lebih berakhlaq dan beraqidah islamiyah, bukan semata untuk mencari keuntungan dunia.
Pertemuan rutin Pelaporan dan keluhan para karyawan dan pengajar Pondok pesantren, akan diadakan setiap minggu untuk kemajuan dan pengembangan Pondok Pesantren, dengan membahas Pengeluaran dan Pemasukan Anggaran Pondok Pesantren. Disini Semua saya ikut sertakan dalam pertemuan rapat demi untuk transparansi kepada semua karyawan saya. Tidak ada yang harus ditutup-tutupi dalam hal anggaran tersebut dan tidak ada jarak diantara satu dan lainya, dengan begitu akan terjalin rasa persaudaraan dan kerjasama yang baik antar divisi, saling membangun, saling mengisi, bahu membahu demi kemajuan pondok pesantren Al-muttaqin ini.
G.   Struktur Organisasi Kepengurusan Pondok Pesantren
Dewan Pembina : bertugas mengawasi jalanya pondok pesantren, memberikan saran – saran yang dibutuhkan berhubungan dengan rencana kerja strategis pondok pesantren.
Ø  Pengasuh Pondok Pesantren, bertugas untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan, mengawasi santri, dan membantu menentukan kurikulum dan pengajar (ustadz), memberikan saran dalam perencanaan yang bersifat strategi dan operasional
Ø  Ketua Santri, bertugas mengorganisir jalannya kepengurusan podok pesantren, melaksanakan yang bersifat operasional, bersama-sama dengan pengurus inti dan pengasuh pondok pesantren menentukan rencana kerja yang bersifat strategis.
Ø  Sekretaris, bertugas membantu ketua santri mengkoordinir dan melaksanakan hal-hal yangv berhubungan dengan administrasi non keuangan, membawahi bagian Kesekretariatan dan Perpustakaan.
Ø  Bendahara, bertugas membantu ketua santri dengan hal-hal yang berhubungan dengan masalah administrasi keuangan pondok pesantren , membawahi bagian dana usaha yang bertugas mencari donatur bagi keperluan da’wah pondok dan juga bagian pengembangan ekonomipondok pesantren.
Ø  Divisi keberisan, bertanggung jawab atas pelaksanaan dan pengawasan kebersihan pondok pesantren, termasuk elemen-elemen yang berada didalam pondok pesantren, melaksanakan amanah-amanah yang dibebankan berkaitan tugas yang diembannya.
Ø  Divisi Ta’lim, bertanggung jawab terhadap seluruh masalah yang berkaitan denganpendidikan, diantaranya memanage biayapendidikan, menentukan pengajar, menjalankan kurikulum yang sudah disepakati, bersama-sama dengan ketua santri dan pengasuh podok pesantren menentukan jadwal akademik atau secara global menjaga kelangsungan proses belajar mengajar pondok pesantren.
Ø  Divisi Ta’mir, mengelola masjid di pondok pesantren, melingkupi kegiatan-kegiatan rutin keagamaan, masalah keuangan masjid, penanganann sarana prasarana mesjid, perawatan dan perbaikan properti masjid di pondok pesantren.
Ø  Divisi keamanan, bertanggung jawab atas keamanan pondok pesantren, mengtur optimalisasi sumber daya yang berkaitan dengan keamanan yang ada di lingkup pondok pesantren.
Ø  Divisi pengembangan bahasa, bertugas auntuk memasyarakatkan, mengawasi, menjalankan kedisiplinan, atas penggunaan bahasa asing (khusus bahasa arab dan inggris), dilingkup pondok pesantren.
Ø  Divisi Sarana dan Prasarana, mengatur, menginventarisir, mengawasi, memperbaiki seluruh sarana dan prasarana di pondok pesantren, memanage sumber daya sub divisinya.
Ø  Divisi Da’wah Ummat, bertugas mengoptimalkan seluruh sumber daya pondok pesentren bagi kebutuhan ummat, dimana salah satu tujuannya membantu ummat islam untuk mengenal kembali pola hidup dan pemikiran islam.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENYABAR, DAN APA ADANYA