Senin, 12 Mei 2014

THE POWER OF CHANGE

THE POWER OF CHANGE


 Dalam perjalanan hidup kita sering menemui sebuah pilihan dimana kita harus memilih mana yang terbaik buat kita, dan mana yang bisa menjadi masa depan yang cerah untuk kita, tetapi terkadang kita salah memilih dan datang penyesalan didalam diri kita, karena kesempatan itu tidak datang dua kali dihadapan kita.
 Rasa penyesalan itu membawa diri kita ke hadapan sebuah jurang dimana kita bisa terperosok masuk kedalam jurang itu, bagaimana kita mengatasi itu, tanam dalam diri kita sebuah keyakinan bahwa kita akan terus maju meraih kesuksesan melalui kegagalan, tidak semua yang kita harapkan akan langsung terlaksana berjalan mulus tetapi semua perlu pengorbanan dan ketabahan serta kekuatan untuk merubah jalan hidup kita menjadi yang lebih baik dari hari-hari kemarin.
 Perubahan yang kita inginkan atau harapan, pastinya akan menemui sebuah ujian atau cobaan dimana diujinya kekuatan mental kita, apakah kita pantas untuk mendapatkan keinginan dan harapan tersebut, ada sebuah modal yang harus kita keluarkan untuk merubah suatu kehidupan yang lebih baik yaitu kekuatan, dimana kekuatan itu untuk membentengi diri dari suatu keadaan yang tidak kita inginkan.
 Power atau Kekuatan mental sangat lah dibutuhkan untuk merubah kehidupan untuk yang lebih baik, lebih berkembang dan lebih Maju, karena dalam kekuatan atau power tersebut kita akan mengalami sebuah cobaan dimana perubahan itu akan membutuhkan pengorbanan yang besar dan mungkin sangat besar pengorbanan tersebut, kita ambil contoh di mana dalam kehidupan kita bergaul dengan lingkungan dan teman-teman yang notaben nya peminum minuman keras dengan otomatis kita akan melakukan dengan apa yang dilakukan oleh teman-teman kita supaya kita mempunyai banyak teman dilingkungan kita, padahal bathin nya menolak, untuk merubah di kasus ini bukan hanya membutuhkan niat saja tapi membutuhkan mental yang kuat, untuk rela mengorbankan sesuatu yang akan terjadi diluar keinginan kita.
INTINYA :
  1. Perubahan membutuhkan kekuatan yang besar untuk siap menerima apa yang terjadi yang mungkin tidak kita inginkan.
  2. Perubahan mengorbankan sesuatu yang ada dalam hidup kita.
  3. Perubahan membutuhkan proses yaitu ujian dan cobaan.

Kamis, 08 Mei 2014

DIMANA HAK KU

Keterlambatan Gaji

Apa yang harus dilakukan seorang bawahan sekelas saya yang tidak tahu struktur atau metode penggajian untuk staf pendukung seperti saya yang kerja sebagai OB ( Office Boy ) dengan keterlambatan Gaji semua jadi masalah didalam keluarga.
Apakah menunggu Gaji itu Solusi atau laangsung menegur atasan kenapa gaji terlambat, tindakan mana yang mesti dilakukan dengan ilmu pengetahuan saya yang rendah tentang semua itu, sedangkan keluarga dirumah sudah menanti hasil bulanan untuk keperluan makan, bayar kontrkan, bayar sekolah dll, dari mana aku jharus menutupi semua itub sebelum gaji itu turun.
Hanya bisa pasrah dengan keadaan? keluarga makan apa ? semua pekerjaan harus mengikuti peraturan kewajiban saya sebagai pekerja dituntut banyak untuk mengikuti peraturan - peraturan yang ada. terkadang terpikir bahwa antara hak dan kewajiban tidak sebanding, tidak ada tunjangan apapun hanya menerima gaji sebesar Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah.
Dengan Beban Ekonomi yang semakin Sulit saya harus menerima dengan lapang dada dan ikhlas dengan hasil gaji yang sebesar itu tetapi keterlambatan ini menyiksa kaum bawah seperti saya ini yang tidak mempunyai kerja sampingan karena waktu habis di kantor, berangkat pagi 05-30 wib pulang tergantung ruangan kosong yang paling sore pulang itu pukul 18-00 wib sampai rumah sudah malam dan terkadang pulang sampai larut malam pukul 23-00 wib terkadang lebih. sabtu minggu libur tetapi hari sabtu untuk kuliah dan hari minggu bersama keluarga dirumah.
Apa yang salah dalam kehidupan ini apakah keterlambatan gaji ini karena kurang lihai di bagian keuangan sehingga selalu ada keterlambatan, atau apa ? tolong beritahu kami atas keterlambatan gaji ini, jangan kau anggap sepele masalah ini, ini sudah menyangkut urusan hidup dan mati seseorang bila berbicara gaji, dengan keterlambatan gaji keluarga jadi tidak harmonis selalu muncul pertengkaran, siapa yang bertanggung jawab dalam hal ini?
Atasan orang kaya banyak duit jadi tidak pernah merasakan kurangnya perekonomian dalam keluarga dan tidak pernah merasakan dituntut istri seakan mereka buta terhadap apa yang mereka lihat, bahwa diahadapan mereka ada bawahan yang sedang menunggu gaji untuk keperluan sehari hari didalam keluarganya, belum tagihan bulanan seperti bayar kontrakan, listrik, anak sekolah dll.
Tolong Lihat Kami, Tolong Hargai Kami, Engkau dan Kami sama-sama manusia yang akan meninggalkan dunia ini, tidak selamanya dunia itu kita pegang, semua akan ditinggalkan, hanya Amalan-Amalan Baik yaang akan Engkau Bawa Wahai Bos Kami yang bijak dan baik hati, tolong berikan kami Kemudahan untuk kami anak Buahmu yang sedang mengalami kesengsaraan karena keterlambatan Gaji dari mu. 


TERIMA KASIH ATAS PENGERTIANMU BOSKU YANG BAIK HATI


PENYABAR, DAN APA ADANYA