Minggu, 02 Maret 2014

PERMASALAHAN HIDUP


BERBAGAI PERMASALAN HIDUP
Untuk mengingat tentang perjalanan hidup yang sesuai dengan agama Islam dibawah ini saya ingin berbagi ilmu kepada para pembaca sekalian.tentang hakikatnya hidup didunia ini yang serba sulit dan kejam serta begitu banyak godaan hidup yang menjerumuskan kita kepada jurang kehajuran dunia dan akherat, maka mari kita bersam-sama pelajari agar kita senantiasa di jalan yang lurus serta selalu dalam lindungan Alloh SWT.
Hal yang bernilai mulia tetapi tidak selalu dilakukankan oleh kebanyakan orang adalah kegiatan berbagi.Andaikan semua orang suka melakukan berbagi dengan sesama secara ikhlas, maka tidak akan terjadi kesenjangan antar individu, kelompok, maupun bangsa. Sebaliknya, kebanyakan orang lebih suka menguasai sumber-sumber yang dibutuhkan oleh banyak orang, sehingga akibatnya, banyak orang tidak tercukupi kebutuhannya, sementara lainnya dalam keadaan berlebih dan bahkan melimpah.Islam menganjurkan umatnya agar berbagi. Orang yang kaya ilmu agar mengajarkan ilmunya kepada orang-orang yang tidak berilmu. Orang yang kaya harta, supaya berbagi hartanya kepada orang-orang yang memerlukannya. Bahkan ummat Islam dianjurkan untuk berbagi kasih sayang dengan sesama. Disebutkan bahwa seorang muslim dipandang sempurna imannya, manakala yang bersangkutan sanggup mencintai orang lain sebagaimana mencintai dirinya sendiri.
Pada zaman Nabi, masjid-masjid dijadikan sebagai tempat berbagi ilmu. Ayat-ayat al-Qur'an yang diturunkan melalui Malaikat Jibril kepada Nabi, segera disampaikan kepada para sahabat, kemudian dicatat dan dihafal, selanjutnya disampaikan kepada ummat Islam ketika itu. Dengan begitu, masyarakat secara bersama-sama menjadi murid, tidak mengenal umur dan waktu. Ilmu pengetahuan diberikan kepada siapa saja dan kapan saja.
Di zaman modern ini, ilmu pengetahuan diberikan lewat berbagai bentuk, di antaranya lewat sekolah atau institusi pendidikan lainnya. Tradisi membagi ilmu, di zaman sekarang ini, bentuk dan sifatnya berlainan dari zaman Nabi.
Orang-orang tertentu, bisa menguasai berbagai jenis ilmu pengetahuan, sementara lainnya tidak mengerti sama sekali.
Kesediaan berbagi ilmu pengetahuan, harta kekayaan, dan bahkan kasih sayang, menjadikan ummat Islam diwarnai oleh suasana kebersamaan, saling memperkokoh satu dengan yang lain, terhapusnya kesenjangan dan lain-lain. Kesenjangan yang kadang sedemikian lebar, yang terjadi di negeri ini, sebenarnya menunjukkan bahwa semangat berbagi di kalangan umat Islam masih lemah.
Ujian dan permasalahan hidup seakan tidak ada habisnya, Begitu banyak ujian dan permasalahan yang harus kita hadapi dalam hidup ini. jalan apa yang harus kita tempuh dalam hidup ini karena begitu banyak kesesatan dan cobaan dalam hidup. Disini kita dibutuhkan yang namanya intropeksi diri tentang apa yang selama ini kita lsayakan agar kedepannya kita lebih baik dan lebih terarah dalam menyikapi segala permasalahan karena pada nyatanya kita lebih mementingkan ego kita daripada kepentingan bersama, kita saling memperkaya diri kita tanpa memperdulikan sebab akibatnya, ini yang harus kita perbaiki agar kita senantiasa hidup dalam jalan yang sesuai dengan kepercayaan atau agama yang kita yakini, banyak orang yang bersekolah tinggi tapi dalam menyikapi hidupnya tidak terarah keislamannya karena tidak ditanamkannya KeIslaman dan keimanan dalam dirinya sejak dini. Hidup ini bukan lah diri kita sendiri yang mengatur nasib dan takdir. Karena pada dasarnya hidup ini hanya ujian belaka untuk kita menuju yang kekal dan abadi yaitu akherat. Alloh SWT memerintahkan kita beliau berkata didalam Al-quran yang artinya ”SAYA ciptakan jin dan manusia hanya untuk menyembahKU”. Jadi apa yang harus kita ragukan tentang hidup abadi kekal selamanya yang disitu ada surge dan neraka,sebenarnya apa yang kita cari hanya lah semu belaka tidak kekal abadi, jadi apa salahnya jika hidup kita sejalan sesuai dengan apa yang diperintahkan dan dillarang oleh Alloh SWT yang MAHA PENCIPTA, Terkadang seakan kita merasa hidup ini tidak adil dan tidak mendukung kepada kita itulah sifat manusia, yang terkadang kita merasa paling miskin paling susah dan kurang mujur dari yang lain karena kurangnya rasa syukur kita dalam menerima rejeki dari yang Maha Pemberi rejeki, jadi ingat apa yang Alloh SWT katakana seperti dalam al-quran “Barang siapa mensyukuri nikmat KU maka akan SAYA tambah nikmatmu, dan barang siapa mengkufuri Nikmatku sungguh Adzab KU sangat pedih”, begitu juga dengan orang kaya, sombong dengan kekayaannya tidak perduli dengan yang miskin di sebelahnya dan tidak perduli dengan hasil dari mana kekayaan itu kita dapat, dan ada hak orang miskin didalamnya, coba kita semua mengerti dan memahami tentang hidup yang sejatinya akan kembali ke Yang MAHA PENCIPTA dan harta itu tidak akan kita bawa ke Alam kubur kita mungkin dalam hidup bermasyarakat lebih damai tentram dan senang tidak ada lagi perbedaan antara kaya dan miskin, Hidup ini memang bermacam-macam tingkah, gaya maupun polah dalam hidup bermasyarakat yang terkadang kita melihat tidak sesuai dengan ajaran agama kita,tapi apalah daya kita yang terkadang menasehati disangka sok tahu dan sok pinter tapi itu sudah jadi sifat manusia kita tidak boleh menyalahkanya, karena mereka punya rasa hati, seperti dalam al-quran yang bunyinya “ Saya Ciptakan kamu dari perut Ibu mu tidak lah membawa apapun, maka saya berikan penglihatan,pendngaran dan hati/pikiran supaya kalian berpikir” jadi manusia sudah mempunyai modal untuk menjalani hidup ini yang akhir tujuan nya adalah hidup kekal abadi di akherat,maka jalanilah hidup ini dengan akal dan pikiran yang positif yang sesuai dengan perintah dan laranganan, kita sebagai orang Islamsudah diberikan pedoman untuk hidup di dunia ini yitu Al-quran jadi kaji lah al_quran dan amal kan agar kita tidak tersesat di kemudian hari, ada beberapa tips untuk kita agar selalu berpegang teguh kepada agama kita antara lain:
1.     SADAR
Sadar adalah kunci utama bahwa sesungguhnya hidup ini milik Alloh SWT dan semua apa yang kita miliki adalah milik-Nya, Semua yang terjadi adalah kehendaknya, tidak ada yang pantas kita sembah selain Alloh SWT, jarang sekali orang yang menyadari hal itu kebanyakan orang hanya sekedar tahu saja dan tidak menyadari hal yang sebenarnya dan tidak mempelajari lebih dalam Al-quran,maka pelajari Al-quran agar hidup lebih terarah penuh berkah,sadar adalah sikap yang bisa membawa kita kepada kebahagian dunia dan akherat karena dengan kita mmenyadari tentang apa yang kita erima adalah kehendak-Nya, maka kita akan mensyukuri apa yang kita terima syukur adalah sifat yang mulia yang Alloh SWT berjanji “barang siapa mensyukuri nikmat Ku maka akan ku tambah nikmat mu” dari situ sudah jelas bahwa Alloh SWT senang dengan umat-Nya yang bersyukur, firman Alloh SWT “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan” (QS Al Anbiya:34, 35)
Firman Alloh SWT yang berikutnya “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”(QS Ali Imran:185).

2.     SABAR
Sabar adalah sbeuah tindakan yang membawa kita kepada sebuah kebenaran yang sejati, karena dengan sabar kita akan mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan walau terkadang keinginan itu tidak tercapai di dunia pasti di akherat nanti kita kan de berikan apa yang kita minta kepada Alloh SWT, dengan sabar hidup kita akan tenang dan damai karena dengan sabar itu sesuatu yang kita raih mendapatkan ridho dan berkah dari Alloh SWT. Maka tanamkan selalu sikap sabar dalam diri walau kadang ssuatu yang kita dapat tidak sesuai dengan keinginan kita karena Alloh SWT Maha Mengetahui apa yang harus diberikan kepada UmatNYA, firma Alloh SWT “Wahai hamba-hamba-Ku yang bergelimang dalam dosa (dan telah menyadari dosanya sehingga ingin kembali)janganlah kamu     berputus asa dari rahmat Allah (QS Al-Zumar: 53)

3.     BELAJARLAH DARI PENGALAMAN
Suatu  pengalaman adalah guru yang akan membawa kepada kebaikan apabila  pengalaman itu dipelajari dan direnungkan agar apa yang pernah dirasakan tidak terulang kembali,semua yang pernah terjadi adalah nasib yang bisa dirubah dengan niat untuk merubahnya, karena nasib adalah tindakan kita yang bisa kita rubah berbeda dengan takdir yang datangnya dari Alloh SWT, pelajarilah pengalam yang pernah kita rasakan dngan berpedoman kepada Al-quran agar tidak tersesat dijalan setan, firman Alloh SWT “Sebelum itu, sebagai petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Kitab Pembeda. Sesungguhnya, orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan mem-peroleh siksa yang berat. Dan Allah Mahaperkasa, Maha Pembalas”(QS Al-imran:04)
4.     AL_QURAN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP SEHARI-HARI
Kita sebagai orang mu’min selayaknyalah berpegang teguh kepada Al-quran agar hidup kita lebih terarah kepada hidup yang penuh berkah dan ridho dari Alloh SWT, orang yang jauh dari Al-quran maka akan jauh juga dari Alloh SWT dan akan tersesat dijalan setan, pedoman hidup orang mu’min adalah Al-quran dan hadist agar sesuai dengan sari’at Islam diajarkan oleh Nabi MUKHAMMAD saw, dengan Al-quran kita akan mengetahui apa yang dilarang dan diperintahkan oleh Alloh SWT. Firman Alloh SWT “ini adalah ayat-ayat Al Quran, dan kitab yang menjelaskan, untuk menjadi petunjuk dan berita gembira untuk orang-orang yang beriman” (QS.An-Naml,1-2). Firman Alloh  SWT   "Barangsiapa bertaqwa kepada Allah dengan melakukan apa yang diperintahkanNya dan meninggalkan apa yang dilarangNya, niscaya Allah akan memberinya jalan keluar serta rizki dari arah yg tidak disangka-sangka, yakni dari arah yang tidak pernah terlintas dalam benaknya." (QS. Ath-Thalaq: 2-3). Sangat penting sekali Al-quran sebagai pedoman hidup kita di dunia agar kita terhindar dari perbuatan tercela.
Itulah 4(empat) tips agar hidup kita berjalan dengan baik diatas ridho dan ijin Alloh SWT yang telah memberikan nikmat hidup didunia ini, jangan salahkan apa yang telah terjadi, intropeksi diri apa yang telah kita perbuat, sehingga apa yang terjadi diluar keinginan kita dan jauh dari impian kita, itu akan menghilangkan rasa kecewa kepada Alloh SWT, karena pada dasarnya manusia tatkala di beri kesusahan oleh Alloh SWt mereka mengeluh dan merasa bahwa dirinya telah didzolimi Alloh SWT padahal kalau kita intropeksi dan sadar bahwa semua yang kita rasakan dan kita dapatkan adalah karena Alloh SWT yang Maha Mengetahui apa yang di kehendaki dan yang pantas di berikan untuk umat-Nya, maka poin 4 diatas sangat penting untuk kita pelajari dan kita amalkan agar kita terhindar dari hal-hal yang merugikan diri kita di dunia maupun di akherat kelak.
Banyak sekali di zaman modern ini orang-orang cerdas, pintar,ber ilmu tinggi sampai yang berwawasan luas bertitlle tinggi, tapi belum tentu mereka memahami hakekat hidup yang sebenarnya yaitu sesuai dengan ajaran Nabi kita yaitu Nabi Mukhammad SAW, banyak sekali memang dizaman modern ini orang-orang cerdas pintar cerdik tapi mereka amalkan hanya untuk urusan dunia saja, padahal ulama bilang “kejarlah AkheratMu dunia akan mengikutinya, janganlah kau kejar dunia maka akan kau lalaikan AkheratMu” disitu sudah jelas sekali bahwa manusia itu mempunyai dua urusan dunia dan Akherat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENYABAR, DAN APA ADANYA