BERBAGAI
PERMASALAN HIDUP
Untuk mengingat tentang perjalanan hidup yang sesuai dengan
agama Islam dibawah ini saya ingin
berbagi ilmu kepada para pembaca sekalian.tentang hakikatnya hidup didunia ini
yang serba sulit dan kejam serta begitu banyak godaan hidup yang menjerumuskan
kita kepada jurang kehajuran dunia dan akherat, maka mari kita bersam-sama
pelajari agar kita senantiasa di jalan yang lurus serta selalu dalam lindungan Alloh
SWT.
Hal yang bernilai mulia
tetapi tidak selalu dilakukankan oleh kebanyakan orang adalah kegiatan
berbagi.Andaikan semua orang suka melakukan berbagi dengan sesama secara
ikhlas, maka tidak akan terjadi kesenjangan antar individu, kelompok, maupun
bangsa. Sebaliknya, kebanyakan orang lebih suka menguasai sumber-sumber yang dibutuhkan
oleh banyak orang, sehingga akibatnya, banyak orang tidak tercukupi
kebutuhannya, sementara lainnya dalam keadaan berlebih dan bahkan melimpah.Islam menganjurkan umatnya agar berbagi.
Orang yang kaya ilmu agar mengajarkan ilmunya kepada orang-orang yang tidak
berilmu. Orang yang kaya harta, supaya berbagi hartanya kepada orang-orang yang
memerlukannya. Bahkan ummat Islam
dianjurkan untuk berbagi kasih sayang dengan sesama. Disebutkan bahwa seorang
muslim dipandang sempurna imannya, manakala yang bersangkutan sanggup mencintai
orang lain sebagaimana mencintai dirinya sendiri.
Pada zaman Nabi,
masjid-masjid dijadikan sebagai tempat berbagi ilmu. Ayat-ayat al-Qur'an yang
diturunkan melalui Malaikat Jibril kepada Nabi, segera disampaikan kepada para
sahabat, kemudian dicatat dan dihafal, selanjutnya disampaikan kepada ummat Islam ketika itu. Dengan begitu,
masyarakat secara bersama-sama menjadi murid, tidak mengenal umur dan waktu.
Ilmu pengetahuan diberikan kepada siapa saja dan kapan saja.
Di zaman modern ini, ilmu pengetahuan diberikan lewat berbagai bentuk, di antaranya lewat sekolah atau institusi pendidikan lainnya. Tradisi membagi ilmu, di zaman sekarang ini, bentuk dan sifatnya berlainan dari zaman Nabi.
Orang-orang tertentu, bisa menguasai berbagai jenis ilmu pengetahuan, sementara lainnya tidak mengerti sama sekali.
Di zaman modern ini, ilmu pengetahuan diberikan lewat berbagai bentuk, di antaranya lewat sekolah atau institusi pendidikan lainnya. Tradisi membagi ilmu, di zaman sekarang ini, bentuk dan sifatnya berlainan dari zaman Nabi.
Orang-orang tertentu, bisa menguasai berbagai jenis ilmu pengetahuan, sementara lainnya tidak mengerti sama sekali.
Kesediaan berbagi ilmu
pengetahuan, harta kekayaan, dan bahkan kasih sayang, menjadikan ummat Islam diwarnai oleh suasana kebersamaan,
saling memperkokoh satu dengan yang lain, terhapusnya kesenjangan dan
lain-lain. Kesenjangan yang kadang sedemikian lebar, yang terjadi di negeri
ini, sebenarnya menunjukkan bahwa semangat berbagi di kalangan umat Islam masih lemah.
Ujian dan permasalahan hidup
seakan tidak ada habisnya, Begitu banyak ujian dan permasalahan yang harus kita
hadapi dalam hidup ini. jalan apa yang harus kita tempuh dalam hidup ini karena
begitu banyak kesesatan dan cobaan dalam hidup. Disini kita dibutuhkan yang
namanya intropeksi diri tentang apa yang selama ini kita lsayakan agar
kedepannya kita lebih baik dan lebih terarah dalam menyikapi segala
permasalahan karena pada nyatanya kita lebih mementingkan ego kita daripada
kepentingan bersama, kita saling memperkaya diri kita tanpa memperdulikan sebab
akibatnya, ini yang harus kita perbaiki agar kita senantiasa hidup dalam jalan
yang sesuai dengan kepercayaan atau agama yang kita yakini, banyak orang yang
bersekolah tinggi tapi dalam menyikapi hidupnya tidak terarah keislamannya
karena tidak ditanamkannya KeIslaman
dan keimanan dalam dirinya sejak dini. Hidup ini bukan lah diri kita sendiri
yang mengatur nasib dan takdir. Karena pada dasarnya hidup ini hanya ujian
belaka untuk kita menuju yang kekal dan abadi yaitu akherat. Alloh SWT
memerintahkan kita beliau berkata didalam Al-quran yang artinya ”SAYA ciptakan jin dan manusia hanya untuk
menyembahKU”. Jadi apa yang harus kita ragukan tentang hidup abadi kekal
selamanya yang disitu ada surge dan neraka,sebenarnya apa yang kita cari hanya
lah semu belaka tidak kekal abadi, jadi apa salahnya jika hidup kita sejalan
sesuai dengan apa yang diperintahkan dan dillarang oleh Alloh SWT yang MAHA
PENCIPTA, Terkadang seakan kita merasa hidup ini tidak adil dan tidak mendukung
kepada kita itulah sifat manusia, yang terkadang kita merasa paling miskin
paling susah dan kurang mujur dari yang lain karena kurangnya rasa syukur kita
dalam menerima rejeki dari yang Maha Pemberi rejeki, jadi ingat apa yang Alloh SWT
katakana seperti dalam al-quran “Barang
siapa mensyukuri nikmat KU maka akan SAYA tambah nikmatmu, dan barang siapa
mengkufuri Nikmatku sungguh Adzab KU sangat pedih”, begitu juga dengan
orang kaya, sombong dengan kekayaannya tidak perduli dengan yang miskin di
sebelahnya dan tidak perduli dengan hasil dari mana kekayaan itu kita dapat,
dan ada hak orang miskin didalamnya, coba kita semua mengerti dan memahami
tentang hidup yang sejatinya akan kembali ke Yang MAHA PENCIPTA dan harta itu tidak
akan kita bawa ke Alam kubur kita mungkin dalam hidup bermasyarakat lebih damai
tentram dan senang tidak ada lagi perbedaan antara kaya dan miskin, Hidup ini
memang bermacam-macam tingkah, gaya maupun polah dalam hidup bermasyarakat yang
terkadang kita melihat tidak sesuai dengan ajaran agama kita,tapi apalah daya
kita yang terkadang menasehati disangka sok tahu dan sok pinter tapi itu sudah
jadi sifat manusia kita tidak boleh menyalahkanya, karena mereka punya rasa
hati, seperti dalam al-quran yang bunyinya “ Saya Ciptakan kamu dari perut Ibu mu tidak lah membawa apapun, maka saya
berikan penglihatan,pendngaran dan hati/pikiran supaya kalian berpikir”
jadi manusia sudah mempunyai modal untuk menjalani hidup ini yang akhir tujuan
nya adalah hidup kekal abadi di akherat,maka jalanilah hidup ini dengan akal
dan pikiran yang positif yang sesuai dengan perintah dan laranganan, kita
sebagai orang Islamsudah diberikan
pedoman untuk hidup di dunia ini yitu Al-quran jadi kaji lah al_quran dan amal
kan agar kita tidak tersesat di kemudian hari, ada beberapa tips untuk kita
agar selalu berpegang teguh kepada agama kita antara lain:
1. SADAR
Sadar adalah kunci utama bahwa sesungguhnya
hidup ini milik Alloh SWT dan semua apa yang kita miliki adalah milik-Nya,
Semua yang terjadi adalah kehendaknya, tidak ada yang pantas kita sembah selain
Alloh SWT, jarang sekali orang yang menyadari hal itu kebanyakan orang hanya
sekedar tahu saja dan tidak menyadari hal yang sebenarnya dan tidak mempelajari
lebih dalam Al-quran,maka pelajari Al-quran agar hidup lebih terarah penuh
berkah,sadar adalah sikap yang bisa membawa kita kepada kebahagian dunia dan
akherat karena dengan kita mmenyadari tentang apa yang kita erima adalah
kehendak-Nya, maka kita akan mensyukuri apa yang kita terima syukur adalah
sifat yang mulia yang Alloh SWT berjanji “barang siapa mensyukuri nikmat Ku maka
akan ku tambah nikmat mu” dari situ sudah jelas bahwa Alloh SWT senang dengan
umat-Nya yang bersyukur, firman Alloh SWT “Kami
tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad),
maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap yang berjiwa akan
merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai
cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan”
(QS Al Anbiya:34, 35)
Firman Alloh SWT yang berikutnya “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.
Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa
dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah
beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang
memperdayakan”(QS Ali Imran:185).
2. SABAR
Sabar adalah sbeuah tindakan yang membawa kita kepada sebuah kebenaran yang sejati, karena dengan sabar kita akan mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan walau terkadang keinginan itu tidak tercapai di dunia pasti di akherat nanti kita kan de berikan apa yang kita minta kepada Alloh SWT, dengan sabar hidup kita akan tenang dan damai karena dengan sabar itu sesuatu yang kita raih mendapatkan ridho dan berkah dari Alloh SWT. Maka tanamkan selalu sikap sabar dalam diri walau kadang ssuatu yang kita dapat tidak sesuai dengan keinginan kita karena Alloh SWT Maha Mengetahui apa yang harus diberikan kepada UmatNYA, firma Alloh SWT “Wahai hamba-hamba-Ku yang bergelimang dalam dosa (dan telah menyadari dosanya sehingga ingin kembali)janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah (QS Al-Zumar: 53)
3. BELAJARLAH DARI PENGALAMAN
Suatu
pengalaman adalah guru yang akan membawa kepada kebaikan apabila pengalaman itu dipelajari dan direnungkan
agar apa yang pernah dirasakan tidak terulang kembali,semua yang pernah terjadi
adalah nasib yang bisa dirubah dengan niat untuk merubahnya, karena nasib
adalah tindakan kita yang bisa kita rubah berbeda dengan takdir yang datangnya
dari Alloh SWT, pelajarilah pengalam yang pernah kita rasakan dngan berpedoman
kepada Al-quran agar tidak tersesat dijalan setan, firman Alloh SWT “Sebelum
itu, sebagai petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Kitab Pembeda.
Sesungguhnya, orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan mem-peroleh
siksa yang berat. Dan Allah Mahaperkasa, Maha Pembalas”(QS
Al-imran:04)
4. AL_QURAN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP
SEHARI-HARI
Kita sebagai orang mu’min selayaknyalah
berpegang teguh kepada Al-quran agar hidup kita lebih terarah kepada hidup yang
penuh berkah dan ridho dari Alloh SWT, orang yang jauh dari Al-quran maka akan
jauh juga dari Alloh SWT dan akan tersesat dijalan setan, pedoman hidup orang
mu’min adalah Al-quran dan hadist agar sesuai dengan sari’at Islam diajarkan oleh Nabi MUKHAMMAD saw,
dengan Al-quran kita akan mengetahui apa yang dilarang dan diperintahkan oleh
Alloh SWT. Firman Alloh SWT “ini adalah
ayat-ayat Al Quran, dan kitab yang menjelaskan, untuk menjadi petunjuk dan
berita gembira untuk orang-orang yang beriman” (QS.An-Naml,1-2). Firman Alloh SWT "Barangsiapa bertaqwa kepada Allah dengan
melakukan apa yang diperintahkanNya dan meninggalkan apa yang dilarangNya,
niscaya Allah akan memberinya jalan keluar serta rizki dari arah yg tidak
disangka-sangka, yakni dari arah yang tidak pernah terlintas dalam
benaknya." (QS. Ath-Thalaq:
2-3). Sangat penting sekali Al-quran sebagai pedoman hidup kita di dunia
agar kita terhindar dari perbuatan tercela.
Itulah
4(empat) tips agar hidup kita berjalan dengan baik diatas ridho dan ijin Alloh SWT
yang telah memberikan nikmat hidup didunia ini, jangan salahkan apa yang telah
terjadi, intropeksi diri apa yang telah kita perbuat, sehingga apa yang terjadi
diluar keinginan kita dan jauh dari impian kita, itu akan menghilangkan rasa
kecewa kepada Alloh SWT, karena pada dasarnya manusia tatkala di beri kesusahan
oleh Alloh SWt mereka mengeluh dan merasa bahwa dirinya telah didzolimi Alloh
SWT padahal kalau kita intropeksi dan sadar bahwa semua yang kita rasakan dan
kita dapatkan adalah karena Alloh SWT yang Maha Mengetahui apa yang di kehendaki
dan yang pantas di berikan untuk umat-Nya, maka poin 4 diatas sangat penting
untuk kita pelajari dan kita amalkan agar kita terhindar dari hal-hal yang
merugikan diri kita di dunia maupun di akherat kelak.
Banyak
sekali di zaman modern ini orang-orang cerdas, pintar,ber ilmu tinggi sampai
yang berwawasan luas bertitlle tinggi, tapi belum tentu mereka memahami hakekat
hidup yang sebenarnya yaitu sesuai dengan ajaran Nabi kita yaitu Nabi Mukhammad
SAW, banyak sekali memang dizaman modern ini orang-orang cerdas pintar cerdik
tapi mereka amalkan hanya untuk urusan dunia saja, padahal ulama bilang
“kejarlah AkheratMu dunia akan mengikutinya, janganlah kau kejar dunia maka
akan kau lalaikan AkheratMu” disitu sudah jelas sekali bahwa manusia itu
mempunyai dua urusan dunia dan Akherat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar